nataragung.id, Bandar Lampung – Dewan pengurus daerah (DPD) Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (Perpadi) Lampung siap mensukseskan program pemerintah di bidang swa sembada pangan yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subiyanto yang ditargetkan akan bisa dicapai selambat lambatnya pada tahun 2027 mendatang.
Beras merupakan komoditas strategis yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. oleh karena itu Perpadi turut mendukung program pemerintah terkait stabilitas harga pangan kususnya beras.
Sebagai organisasi pengusaha penggilingan padi, Perpadi harus menjadi barometer terciptanya stabilisasi harga beras di pasaran, selain untuk terciptanya ketahanan pangan nasional. Peran penting pengilingan padi terutama para pelaku usaha Perberasan selama ini sangat menentukan dalam menstabilkan harga beras nasional.
Demikian, dikatakan Ketua dewan pembina H. Faisol Djasual dalam pertemuan khusus dengan Midi Iswanto Ketua DPD Perpadi dan Puji Sartono selaku Bendahara serta beberapa pengurus Perpadi Lampung.

Selain Itu Faisol Djasual juga memberikan arahan, agar organisasi perpadi yang menjadi motor perusahaan padi dan sebagai salah satu sentral pengendali ketahanan pangan masyarakat untuk melakukan konsolidasi serta melakukan hal kongkrit sebagai berikut :
Menginventarisir semua data pengusaha penggiling padi dan menhitung jumlah panen rata-rata padi seluruh petani di lampung per tahunnya.
2. Mengkalkulasi kebutuhan atau penyerapan padi oleh Bulog, serta maksimalkan dalam mengkoordinir penyaluran padi lokal dengan mencari dan menciptakan pasar untuk penyerapan padi diwilayah lampung.
3. Mensinergikan perpadi dengan program pemerintah daerah.
Seperti yang diketahui bersama bahwa, Perpadi baru saja menyelenggarakan Munas ke-VI yang dibuka dan dihadiri oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan, yang diselenggarakan di Solo Jawa Tengah, serta dihadiiri oleh lebih dari 1500 peserta dan peninjau dari lebih dari 20 perwakilan DPD Propinsi dan ratusan DPC kabupaten/kota.
Hasilnya, Sutarto Alimoeso kembali terpilih secara aklamasi dengan dukungan suara solid, bulat dan penuh dari semua provinsi dan kabupaten seluruh Indonesia.
Berikut ini adalah Rekomendasi Munas Perpadi Tahun 2025 :
1. Merubah / Amandemen AD ART dibahas dalam Rakernas.
2. Pembatasan/peniadaan modal asing dalam industri pabrik beras.
3. Percepatan kredit usaha alsintan yang mudah dan murah serta memberikan kelonggaran secara khusus bagi anggota perpadi yang saat ini sedang mengalami gagal bayar angsuran kredit.
4. Standar pembelian Beras pada drajat sosoh yg mewajibkan DS 100% dikembalikan ke standar awal DS 95%
5. Pembatasan/peniadaan Import Beras.
Editor : Nova Indriani

