Marthen Johan Latuputty Sayangkan Oknum Orang Ambon Datang ke Lampung

0

nataragung.id – BANDAR LAMPUNG – Kisruh dan perseteruan Rusli Bintang dan Muhammad Kadafi yang tak lain adalah bapak dan anak dalam memperebutkan pengelolaan Universitas Malahayati dan Rumah Sakit Bintang Amin, Lampung dan telah menyeret oknum orang Ambon untuk datang ke Lampung, amat di sayangkan oleh Marthen Johan Latuputty, SH tokoh Maluku yang tergabung dalam Keluarga Besar Maluku Lampung (KBML).

Menurut laki-laki yang berprofesi sebagai advokat ini, menyikapi pemberitaan media hari ini (Minggu 2/3/25) terkait dengan peristiwa didatangkannya oknum masa dari kelompok Ambon dan Flores oleh pihak Malahayati Lampung, Marthen Johan Latuputty, SH. mewakili Keluarga Besar Maluku Lampung (KBML), menyampaikan beberapa poin yang menjadi pokok-pokok pikiran warga Maluku di Lampung yaitu : Bahwa orang Lampung yang berasal dari Maluku sangat menyayangkan dan ikut prihatin dengan peristiwa yang terjadi, menurutnya kehadiran oknum-oknum orang Ambon tersebut merupakan tindakan peribadi atau orang per orang dan tidak ada kaitannya dengan orang Maluku yang ada di Lampung.

Baca Juga :  LBH Sahabat Masyarakat Nusantara Gelar Pelatihan Paralegal dan Pembentukan KADARKUM Per - Desa

Lebih lanjut dikatakan orang dekat almarhum Sutan Syahril Sutan Ulangan ini, bahwa hubungan antar suku di Lampung sudah terjalin dengan baik, terbukti dengan adanya wadah Forum Komunikasi Masyarakat Lampung (FOKMAL), yg menghimpun seluruh suku dari Aceh sampai dengan Papua yg ada di Provinsi Lampung dan sebagai cikal bakal terbentuknya Forum Pembauran Kebangsaan di Provinsi Lampung.

Baca Juga :  BPP KAIM Kembali Buka Pendaftaran Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan 3 -- MAJALAH NATAR AGUNG

Marthen Johan juga menyampaikan bahwa masyarakat Lampung asal Maluku menyerahkan penanganan peristiwa di Malahayati Lampung hari ini (2/3/25) kepada pihak Kepolisian Daerah Lampung untuk mencari solusi terbaik guna menghindari gesekan yang bisa saja terjadi di lapangan antara warga Lampung dan oknum-oknum yang didatangkan baik oleh Muhammad Kadafi maupun oleh Rusli Bintang di lingkungan Universitas Malahayati. “Kita berharap ada solusi yang baik dari pihak kepolisian khususnya Polda Lampung,” ujarnya

Baca Juga :  28 Pengurus KONI Lampung Periode 2023-2027 dilakukan Pergantian Antar Waktu, Nomor 2 Mengejutkan...!!! 

Pada akhirnya Ia berharap kerukunan antar suku di Lampung tetap terjalin dengan baik, untuk pembangunan Provinsi Lampung yanh lebih maju khususnya, dan kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada umumnya. “Situasi yang selama ini sudah terbina dengan harmonis jangan sampai di nodai oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung-jawab untuk merusak kebersamaan yang sudah harmonis ini,” tutup Marthen Johan Latuputty mengakhiri pernyataan sikapnya.

Editor : SyahidanMh.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini