nataragung.id – Natar – Dengarkanlah bisikan lembut dari ayat-Nya yang agung, Sebuah pertanyaan yang mengetuk pintu hati,
﴿ أَلَيْسَ اللَّهُ بِكَافٍ عَبْدَهُ ﴾
“Bukankah Allah cukup bagi hamba-Nya?” (Surat Az-Zumar :36)
Pertanyaan yang tidak menunggu jawaban di bibir,
sebab iman telah menjawabnya sejak lama: Ya, Allah Maha Cukup.
Cukup untuk menghapus kegelisahan yang membebani dada. Cukup untuk menuntun langkah ketika semua jalan terasa buntu. Cukup untuk melindungi dalam sunyi, ketika tak seorang pun mengerti.
Semakin seorang hamba merendahkan dirinya dalam sujud, semakin Allah meninggikannya di atas segala kekhawatiran.
Semakin ia menyerahkan hatinya kepada Rabbul ‘Alamin, semakin Allah memenuhi hidupnya dengan kecukupan yang tidak terputus.
Kecukupan itu bukan hanya rezeki yang terhitung, tetapi juga ketenangan yang menetap di jiwa, keyakinan yang tak tergoyahkan oleh badai, dan rasa aman yang mengiringi setiap langkah.
Rasulullah saw bersabda:
« مَنْ جَعَلَ الْهُمُومَ هَمًّا وَاحِدًا، هَمَّ الْمَعَادِ، كَفَاهُ اللَّهُ هَمَّ دُنْيَاهُ »
“Barangsiapa menjadikan satu-satunya kegelisahannya adalah urusan akhirat, Allah akan mencukupi urusan dunianya.” (HR. Ibnu Majah)
Maka tanamkanlah dalam hati, Ketika dunia terasa sempit, ketika ujian datang dari segala penjuru,
bisikkanlah ayat ini kepada jiwamu: “Bukankah Allah cukup bagi hamba-Nya?”
Karenanya, Jangan pernah mencari kecukupan pada selain Allah, sebab siapa yang bersandar pada makhluk akan kecewa, sedang siapa yang bersandar kepada Allah tidak akan pernah dikecewakan.
Perbanyaklah sujud, kuatkan tawakal, basahkan lisan dengan dzikir,
sebab semua itu adalah jalan menuju kecukupan dari Rabb kita. (37)
WaAllahu A’lam
_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair
*) Penulis adalah Anggota Majelis Syura DDII Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

