MUTIARA PAGI : Keridaan – Keyakinan Tenang dalam Pelukan Takdir. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

0

nataragung.id – Pemanggilan – Keridaan bukan sekadar menerima keadaan, ia adalah ketenangan yang tumbuh dari iman. Ia mengajarkan hati untuk tidak meratapi apa yang telah pergi,
karena yang luput pun berjalan dalam genggaman hikmah Allah.

Dalam keridaan, jiwa belajar percaya: bahwa luka pernah hadir untuk menguatkan, bahwa kehilangan bukan selalu tentang dicabut, melainkan tentang diganti dengan cara yang lebih lembut dan tepat.

Baca Juga :  Mutiara Pagi : Ketika Lisan Dijual demi Dunia: Ancaman Allah bagi Penebar Kebencian. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Apa yang telah berlalu, biarlah menjadi pelajaran yang mendewasakan. Apa yang sedang dijalani, hadapilah dengan sabar dan tawakal. Dan apa yang akan datang, sambutlah dengan husnuzan, sebab Allah tidak pernah menulis takdir tanpa kebaikan bagi hamba yang merelakan hatinya bersandar penuh kepada-Nya.

Maka ketika hati ridha, ia tak lagi bertanya “mengapa aku”,
melainkan berbisik yakin, “inilah jalan terbaik yang Allah pilihkan untukku.” <>
_KIS / 160.
WaAllahu A’lam

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Di antara Pasang dan Surutnya Takdir. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair

*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini