MUTIARA PAGI : Menanam Harapan di Ambang Kiamat. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

0

nataragung.id – Pemanggilan – Di antara ajaran Rasulullah shalallahu alaihi wasallam yang paling menenangkan hati dan meneguhkan harapan adalah sabda beliau tentang tetap berbuat kebaikan, meskipun akhir zaman sudah di depan mata.

Islam tidak mengajarkan keputusasaan, bahkan pada detik-detik terakhir kehidupan.
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ: «إِنْ قَامَتِ السَّاعَةُ وَفِي يَدِ أَحَدِكُمْ فَسِيلَةٌ، فَإِنِ اسْتَطَاعَ أَنْ لَا تَقُومَ حَتَّى يَغْرِسَهَا فَلْيَغْرِسْهَا»

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Keragaman Metode Dakwah adalah Jalan Para Nabi. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

“Apabila hari kiamat telah tiba, sementara di tangan salah seorang di antara kalian ada bibit tanaman, maka jika ia mampu menanamnya sebelum kiamat benar-benar terjadi, hendaklah ia menanamnya.”
(HR. Ahmad dan al-Bukhārī dalam al-Adab al-Mufrad)

Hadits ini mengajarkan bahwa nilai amal tidak selalu diukur dari hasil yang tampak, tetapi dari niat dan kesungguhan dalam ketaatan.

Menanam bibit di ambang kiamat bukan untuk memetik buahnya, melainkan sebagai bukti bahwa seorang mukmin tidak pernah berhenti berbuat baik, selama hayat masih dikandung badan.

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Nafas Panjang, Jejak Kemenangan. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Dalam pandangan Islam, harapan adalah ibadah, dan usaha adalah bentuk tawakal. Sekalipun dunia akan berakhir, tangan seorang beriman tetap bergerak menanam, memberi manfaat, dan menunaikan amanah.

Inilah akhlak Islam: bekerja untuk kebaikan, bukan karena situasi mendukung, tetapi karena Allah memerintahkan.

Maka selama kita masih diberi waktu dan kemampuan, tanamlah kebaikan, meski kecil, meski tampak sia-sia di mata manusia. Sebab di sisi Allah, tidak ada satu amal pun yang hilang tanpa balasan. (KIS/162).
WaAllahu A’lam

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Islam - Agama Amal, Bukan Semata Hasil. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair

*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini