nataragung.id – Mandah – Yayasan Pendidikan Islam A Gaffar Ismail, Desa Mandah, Kecamatan Natar Lampung Selatan, memotong satu ekor sapi, dalam rangka pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M.
Menurut Ketua Dewan Pembina Yayasan A Gaffar Ismail M. Hasywan, pelaksanaan pemotongan sapi kurban tersebut dilaksanakan di komplek Yayasan A Gaffar Ismail dusun Mandah Induk, Desa Mandah, Kecamatan Natar, Lampung Selatan pada Rabu 27 Mei 2026 seusai shalat Dhuhur. “Alhamdulillah tahun ini, kita bisa melaksanakan pemotongan seekor sapi untuk ibadah kurban,” ucap M. Hasywan di sela-sela acara pemotongan.

Masih menurut M. Hasywan, sapi untuk kurban tersebut berasal dari iuran pengurus yayasan selama satu tahun. Untuk kurban sapi maksimal diikuti oleh 7 orang, setiap orang disepakati iuran Rp 250 ribu perbulan.
Karena seekor sapi maksimal untuk 7 orang pengurban, maka masih ada pengurus yayasan yang terpaksa tahun ini belum bisa turut serta karena kuota sudah cukup. “In Syaa Allah tahun depan kita akan tambah lagi para pesertanya dan tidak mesti harus pengurus yayasan, masyarakat umum pun jika ingin ikut serta menjadi peserta, kami persilahkan,” ujarnya.
Lebih lanjut di katakannya, pada Idul Adha tahun ini, pihaknya bisa membeli seekor sapi yang bobotnya sekitar 300 kg. Kemudian sisa dana dari iuran peserta kurban dipergunakan untuk membiayai petugas yang memotong dan membersihkan daging sapi. “Yang jelas untuk tahun mendatang, pengurus yayasan telah bersepakat untuk kembali iuran dan kamipun membuka kesempatan untuk menambah peserta iuran dari masyarakat umum, jika memungkinkan bisa 14 orang, sehingga kita dapat memotong dua ekor sapi pada Idul Adha yang akan datang,” tegas M.Hasywan.

Diakhir penjelasannya, ia mengatakan bahwa daging kurban juga langsung di buatkan paket-paket dan telah dibagikan kepada warga masyarakat dilingkungan yayasan A. Gaffar Ismail. “Kami menyadari mungkin belum semua warga mendapatkan daging kurban, karena itu kami minta maaf kepada warga yang tahun ini belum mendapatkan,” tutup M. Hasywan. (*/Diah)

