nataragung.id – Pemanggilan – Allah Ta’ala berfirman:
… وَقُولُوا لِلنَّاسِ حُسْنًا …
“… dan ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia …” (Al-Baqarah: 83)
Betapa indahnya Islam. Di tengah perintah untuk mentauhidkan Allah, berbakti kepada orang tua, menyantuni kerabat, anak yatim, dan orang miskin, Allah menyisipkan satu perintah yang sering dianggap sederhana: “Ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia.”
Mengapa? Karena Allah mengetahui bahwa satu kalimat yang baik mampu melakukan apa yang terkadang tidak sanggup dilakukan oleh harta.
Ia dapat menguatkan hati yang rapuh, menghidupkan harapan yang hampir padam, menenangkan jiwa yang gelisah, dan mengubah arah hidup seseorang.
Berapa banyak orang yang tetap bertahan karena mendengar satu kalimat penyemangat? Berapa banyak yang kembali bangkit karena sebuah doa tulus? Dan berapa banyak yang menemukan jalan menuju Allah karena nasihat yang disampaikan dengan kelembutan?
Mungkin kita telah melupakan kata-kata yang pernah kita ucapkan bertahun-tahun lalu. Namun bisa jadi, hingga hari ini, kalimat itu masih hidup di hati seseorang, menjadi pelita yang menerangi langkahnya. Kita tidak mengingatnya lagi, tetapi Allah tidak pernah melupakannya.
Sebaliknya, satu ucapan yang kasar dapat meninggalkan luka yang bertahan bertahun-tahun. Karena itu, seorang mukmin menjaga lisannya sebagaimana ia menjaga amalnya. Ia sadar bahwa kata-kata bukan sekadar bunyi, melainkan benih; ada yang tumbuh menjadi bunga harapan, ada pula yang berubah menjadi duri penyesalan.
Karenanya, jangan pernah meremehkan perkataan baik, sekecil apa pun. Sebab kita tidak pernah tahu, mungkin itulah kalimat yang mengubah hidup seseorang. Dan ketika semua amal diperlihatkan di hadapan Allah, boleh jadi kalimat sederhana yang kita ucapkan dengan ikhlas menjadi salah satu sebab terberat dalam timbangan kebaikan kita. (*/291).
WaAllahu A’lam
_____
✒️ H. Komiruddin Imron, Lc
☀️ Shobahul Khair
📚 Mutiara Pagi
*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

