MUTIARA PAGI : Langkah Kecil Menuju-Nya. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

0

nataragung.id – Natar – Ada saat-saat dalam hidup ketika hati terasa jauh, seakan-akan ada tirai yang menghalangi antara kita dan Rabb yang Maha Dekat. Namun, betapa lembut Allah membuka jalan pulang itu. Ia tidak menuntut kita menyelesaikan seluruh perjalanan sekaligus, Ia hanya meminta kita memulai.

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam menyampaikan sebuah kalam Ilahi yang membuat hati luluh dan jiwa kembali berharap. Beliau bersabda tentang firman Rabb-Nya:

((إِذَا تَقَربَ العَبْدُ إلَيَّ شِبْرًا تَقَربْتُ إِلَيْه ذِرَاعًا، وَإِذَا تَقَرَّبَ إلَيَّ ذِرَاعًا تَقَربْتُ مِنهُ بَاعًا، وِإذَا أتَانِي يَمشي أتَيْتُهُ هَرْوَلَةً)) رواه البخاري

“Jika seorang hamba mendekat kepada-Ku sejengkal, Aku mendekat kepadanya sehasta. Jika ia mendekat kepada-Ku sehasta, Aku mendekat kepadanya sedepa. Dan jika ia datang kepada-Ku berjalan, Aku akan datang kepadanya berlari kecil.” (HR. Bukhari)

Baca Juga :  Mutiara Pagi : Belajar Hidup Sederhana Agar Hati Tidak Manja. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Betapa agung kasih sayang Allah. Kita hanya melangkah pelan, namun Dia menyambut dengan langkah besar. Kita datang dengan keterbatasan, Dia menyambut dengan kemahaindahan. Kita maju selangkah, Dia mendekat berkali-lipat.

Beginilah cara Allah memperlakukan siapa pun yang ingin kembali. Sekecil apa pun upaya itu, Allah tidak pernah meremehkannya.

Justru Ia menggandakan balasan, mempercepat kedekatan, dan mengalirkan ketenangan.

Sebagaimana firman-Nya:

﴿ وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ﴾

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Bijak di Kala Lapang. (Renungan dari QS. Yusuf: 47). Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwa Aku dekat. Aku mengabulkan doa orang yang berdoa kepada-Ku.” (Al-Baqarah: 186)

Dan firman-Nya lagi:

﴿ فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ ﴾

“Maka ingatlah Aku, niscaya Aku akan mengingat kalian.” (Al-Baqarah: 152)

Allah tidak meminta kita menjadi sempurna sebelum kembali kepada-Nya. Allah hanya meminta langkah pertama itu.

Langkah kecil untuk bertaubat. Langkah kecil untuk memperbaiki shalat. Langkah kecil untuk meninggalkan dosa lama. Langkah kecil untuk menundukkan hati di hadapan-Nya.

Karena sesungguhnya, sebagaimana hadits itu mengajarkan:

Allah lebih cepat menyambut kita
daripada kita melangkah menuju-Nya.

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Menanam Kebaikan. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Maka jangan menunda. Jangan ragu. Mulailah dari sejengkal kebaikan itu. Mulailah dari sedikit doa yang terucap lirih. Mulailah dari lembut istighfar yang mungkin tercekat.

Karena Allah, Rabb yang Maha Pengasih, telah berjanji untuk menyambutmu
dengan kecepatan rahmat, dengan kelapangan ampunan, dan dengan kedekatan yang tak tertandingi. (KIS/114).
WaAllahu A’lam

_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair

*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini