Bulan: Januari 2025

  • Jajaran Pemkot Bandar Lampung Melakukan Peninjauan Ke Sejumlah Vihara Menjelang Imlek

    NATARAGUNG.ID, BANDAR LAMPUNG — Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melakukan peninjauan ke sejumlah Vihara menjelang Tahun Baru Imlek Tahun 2025 di Kota Bandar Lampung.

    Peninjauan dipimpin langsung oleh Sekda Kota Bandar Lampung Bapak Iwan Gunawan beserta Jajaran Pejabat Pemkot Bandar Lampung, Selasa Malam (28/01/2025).

    Sejumlah Vihara yang dikunjungi antara Lain Vihara Bhaisajyaguru, Kartika Sapta, Bodhisattva, Vihara Thay Him Bio, Amurwa Bumi.

    Upaya ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan umat dalam menjalankan ibadah selama perayaan berlangsung.

    Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Bandar Lampung Bapak Iwan Gunawan mengungkapkan

    Kelancaran Perayaan Imlek di Kota Bandar Lampung “Alhamdullilah berjalan dengan lancar”. Walikota menyampaikan pesan semoga Kota Bandar Lampung terbebas dari bencana kedepannya dan kita semua sejahtera. (Rls)

  • Stadion JIS Megah, Dibangun Dengan Dana Trilyunan Tapi Mubazir.

    Stadion JIS Megah, Dibangun Dengan Dana Trilyunan Tapi Mubazir.

    nataragung.id – OLAH RAGA – Jakarta International Stadium (seringkali disingkat sebagai JIS) adalah sebuah stadion sepak bola yang berlokasi di Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta, Indonesia.

    Stadion ini merupakan stadion sepak bola pertama di Indonesia yang memiliki fasilitas atap buka-tutup. Dengan kapasitas 82,000 kursi penonton, stadion ini merupakan stadion sepak bola dengan fasilitas atap buka-tutup terbesar di benua Asia, sekaligus menjadi yang terbesar kedua di dunia, setelah Stadion AT&T di Texas, Amerika Serikat.

    Biaya pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) mencapai Rp 4,08 triliun. Pembangunan JIS dilakukan dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta dan Dana Pemulihan Nasional.

    Pembangunan JIS terjadi pada era kepemimpinan Gubernur Anies Rasyid Baswedan yang menjabat Gubernur DKI Jakarta tahun 2017-2022. Namun rencana pembangunan JIS telah dimulai sejak tahun 2008, saat kepemimpinan Gubernur Jakarta di jabat oleh Fauzi Bowo (Foke).

    Pembangunan JIS sendiri telah melibatkan lima kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta yang berbeda yaitu : Fauzi Bowo, Joko Widodo, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Djarot Syaiful Hidayat dan Anies Baswedan. Anies Baswedan kemudian melanjutkan proyek JIS dan berhasil menyelesaikannya pada tahun 2022.

    Namun sayang pembangunan yang menelan anggaran lebih dari Rp 4 trilyun itu, stadion JIS terkesan mubazir. Beberapa alasan mengapa menjadi mubazir, seperti biaya pembangunan yang sangat besar dan lokasinya yang rawan banjir.

    Meski demikian JIS juga mempunyai beberapa kelebihan seperti fasilitas yang modern dan kapasitas yang besar. Selain itu, JIS juga dapat dipergunakan untuk berbagai kegiatan seperti konser musik dan pertandingan olahraga.

    Berbagai hasil penelitian yang dilakukan, lokasi JIS yang rawan banjir, terutama saat musim hujan disebabkan oleh lokasi JIS yang berada di daerah rendah dan dekat dengan pantai.

    Karena itulah Pemerintah DKI Jakarta telah melakukan beberapa upaya untuk mengatasi masalah banjir di lokasi JIS seperti pembangunan drainase dan pembangunan teknologi pengendalian banjir, namun hingga saat ini banjir tetap saja terjadi di lokasi JIS, sehingga kesan stadion megah dan pembangunan dengan biaya tinggi namun hasilnya mubazir, sepertinya masih tetap melekat pada bangunan kebanggaan yang selalu di tonjolkan Anies Baswedan dan pendukungnya saat pilpres 2024 lalu.

    Editor : SyahidanMh

  • Komisi I dan IV Akan Undang BKD serta Diknas Untuk Bahas Pengangkatan Tenaga Honorer di Lampung Selatan

    Komisi I dan IV Akan Undang BKD serta Diknas Untuk Bahas Pengangkatan Tenaga Honorer di Lampung Selatan

    natatagung.id – Kalianda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan melayangkan surat kepada Bupati untuk memerintahkan Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKD) dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan untuk hadir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan, antara komisi I dan IV DPRD Lampung Selatan.

    Surat bernomor : 4.0.0.4.1.4/40./II.01/I/2025, tertanggal 25 Januari 2025 yang di tujukan kepada Bupati Lampung Selatan.

    Dalam surat yang ditandatangani ketua DPRD Erma Yusneli, SE, MM menyebutkan, berdasarkan rapat internal komisi I dan komisi IV tanggal 23 Januari 2025 membahas surat masuk dari aspirasi masyarakat yaitu : Surat dari Guru Lulus Passing Grade Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (GLPG PPPK) Kabupaten Lampung Selatan.

    Kemudian surat dari Forum Tenaga Honorer Tenaga Teknis Kategori II Kabupaten Lampung Selatan, dan Surat dari Aliansi Honorer R3 Kabupaten Lampung Selatan yang diterima oleh DPRD Lampung Selatan beberapa waktu lalu.

    Dengan merujuk pada surat-surat yang masuk ke DPRD tersebut, maka Komisi I dan IV perlu mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan dianggap perlu untuk menghadirkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yaitu Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD), Dinas Pendidikan, kemudian juga akan mengundang Guru Lulus Passing Grade, Forum Tenaga Honorer Tenaga Teknis Kategori II dan terakhir yang akan di undang adalah Aliansi Honorer R3 Kabupaten Lampung Selatan.

    Rapat Dengar Pendapat akan dilaksanakan pada : Hari Jum’at, 31 Januari 2025, pukul 10.00 WIB s/d selesai bertempat di Ruang Badan Anggaran DPRD Lampung Selatan.

    Ketika di konfirmasi perihal undangan RDP, Ketua Forum Guru Lulus Passing Grade Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (GLPG PPPK) Kabupaten Lampung Selatan Fulkan Al-Ghifari membenarkan bahwa pihaknya telah menerima Undangan RDP.

    Namun ketika ditanyakan agenda apa yang akan disampaikan dalam RDP nanti, dirinya mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya sedang koordinasi dengan para anggota untuk menyatukan suara . “Nanti kami info-kan ya Pak. Kami sedang koordinasi ke anggota untuk menyatukan suara,” tulis Fulkan dalam pesan WhatsApp kepada nataragung.id .

    Editor : SyahidanMh

  • Biro Umum Setda Prov Lampung Ucapkan Selamat Isra Miraj 1446 H/ 2025 M

    Biro Umum Setda Prov Lampung Ucapkan Selamat Isra Miraj 1446 H/ 2025 M

    nataragung.id, Bandar Lampung – Ucapan selamat Isra Miraj 2025 mulai terdengar di seluruh penjuru negeri. Bertepatan dengan tanggal 27 Rajab 1446 H, hari ini umat Muslim kembali memperingati momen bersejarah dan penuh makna dalam perjalanan hidup Rasulullah SAW.

    Menurut Nasution (Narasi Peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad saw pada Buku SKI DI MI: 175-176), pada tanggal 27 Rajab saat itu, Rasulullah saw melakukan perjalanan malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke Sidratul Muntaha.
    Peristiwa agung ini dikenal sebagai Isra Mikraj. Umumnya, umat Muslim akan memperingati Isra Mikraj dengan berbagai bentuk perayaan, salah satu yang paling sederhana adalah dengan memberi ucapan, sebagai wujud syukur dan penghormatan.
    Ramiar Dilshad
    Lebih dari sekadar perjalanan di luar nalar manusia, Isra Mikraj juga menjadi peristiwa yang mendasari jumlah rakaat pada salat yang diwajibkan.
    Untuk memperingati momen tersebut melalui Tim Medsos, segenap karyawan dan karyawati Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Lampung mengucapkan “Selamat Isra Mikraj 1446 H atau 2025 M. Semoga kita dapat mengambil hikmah dari peristiwa agung ini dan selalu istikamah dalam beribadah kepada Allah Swt.”
    Editor : Muhammad Arya
  • DUNIA WANITA  – 6 Hal yang Membuat Kamu Menjadi Wanita yang Elegan dan Berkelas

    DUNIA WANITA  – 6 Hal yang Membuat Kamu Menjadi Wanita yang Elegan dan Berkelas

    nataragung.id, Artikel – Menjaga penampilan agar tetap elegan dan berkelas sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Sikap yang elegan akan membuat orang lain menjadi lebih segan dan menghargai kita. Namun, sikap wanita elegan tersebut harus natural, bukan dibuat-buat hanya untuk pencitraan semata.

    Untuk menjadi wanita berkelas kamu nggak perlu mengeluarkan uang untuk mengikuti kelas kepribadian. Pada dasarnya, setiap wanita bisa memiliki sikap elegan dan berkelas dengan beberapa kebiasaan sederhana. Yuk, cermati beberapa hal yang bisa membuat kamu menjadi wanita yang elegan yang lebih natural.
    Bersikap dewasa

    Usia tidak menentukan kedewasaan seseorang. Setiap orang bisa bersikap lebih dewasa tergantung dengan karakter dan pola pikirnya. Hal yang harus dimiliki oleh wanita elegan adalah kedewasaan. Mereka mampu menempatkan diri, tidak terlalu terbawa perasaan, dan tidak mudah mengeluh.
    Sikap dewasa seseorang juga ditentukan dari kemampuannya dalam mengendalikan emosi. Wanita dewasa yang bijaksana tidak bersikap gegabah dan meledak-ledak dalam menghadapi setiap permasalahan.
    Mampu menjaga sikap dan sopan

    Menjadi wanita berkelas sama dengan artinya mampu menjaga sikap dan sopan santun. Seorang wanita bisa dikatakan berkelas jika mampu menjaga attitude-nya. Mereka tahu bersikap dengan tepat sesuai dengan tempat dan orang-orang yang berada di hadapannya.
    Sikap sopan dan menghargai orang lain juga menjadi ‘paket lengkap’ yang dimiliki oleh wanita berkelas. Mereka tahu cara menghormati orang yang lebih tua dan tidak memandang rendah orang lain, siapapun itu.
    Selalu menjaga penampilan dan merawat tubuh

    Wanita elegan selalu tahu caranya menghargai diri sendiri. Cara menghargai diri bisa dimulai dari rajin menjaga penampilan dan senantiasa merawat tubuh. Berpakaian rapi dan sesuai pada tempatnya akan membuatmu terlihat lebih elegan.

    Untuk menunjang rasa percaya dirimu, jangan lupa untuk senantiasa menjaga kebersihan tubuh. Selain mandi dua kali sehari, gunakan juga deodorant untuk melindungimu dari bau badan tak sedap.

    Berbicara dengan lugas tapi tetap lembut

    Citra wanita berkelas akan terpancar dari dirimu jika kamu berbicara dengan lugas. Yang dimaksud lugas di sini adalah berbicara dengan artikulasi yang jelas, bahasa yang baik, dan tidak bergumam. Meskipun lugas, kamu tetap harus menjaga nada dan tutur kata agar tetap terdengar lembut oleh lawan bicara.
    Selalu berpikir positif dan terbuka

    Orang yang selalu berpikiran positif tentu akan membawa positive vibes juga bagi orang-orang di sekitarnya. Mereka akan menilai dirimu sebagai wanita yang sangat elegan dan positif. Oleh karena itu, biasakan dirimu untuk selalu berpikir positif.

    Kamu juga harus menjadi pribadi yang terbuka, yang artinya mau menerima saran atau pendapat dari orang lain. Buat orang lain merasa bahwa kamu adalah orang yang sangat toleransi dan tidak memandang rendah kepada orang lain. Jika ada sanggahan, sampaikan dengan cara yang baik dan sopan.
    Woman support woman

    Woman support woman adalah cara menunjukkan bahwa kamu adalah pribadi yang elegan dan berkelas. Arti dari kalimat ini adalah berbesar hati untuk memberi dukungan pada orang lain, khususnya sesama wanita. Hilangkan perasaan takut tersaingi dan mulailah berjiwa besar untuk mendukung orang lain selama hal yang mereka lakukan positif.

    Konsekuensi menjadi wanita elegan dan berkelas mungkin mengharuskanmu untuk meninggalkan kebiasaan-kebiasaan yang lama yang dirasa kurang baik. Besarkan tekadmu untuk tetap konsisten agar kamu bisa menjadi wanita elegan yang membuat kamu memperoleh nilai plus di mata orang lain.

    Editor : Nova Indriani

  • Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana memantau sejumlah aliran sungai yang meluap

    NATARAGUNG.ID, BANDAR LAMPUNG — Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana memantau sejumlah aliran sungai yang meluap saat bencana banjir 17 Januari 2025 lalu. Senin 27 Januari 2025, Eva Dwiana bersama rombongan memantau aliran sungai di Kecamatan Teluk Betung Timur dan Kecamatan Sukabumi.

    Dikecaman Teluk Betung Timur, Eva menyebutkan akan memperbaiki bronjong dan melakukan Normalisasi Sungai.

    “Ada puluhan bronjong yang akan dibuat oleh Pemkot. Pemasangan bronjong dilakukan secara bertahap tahun ini,” jelas Eva Dwiana.

    Dikecamatan Sukabumi Bunda Eva sapaan akrab Walikota Eva Dwiana menyisiri aliran sungai dan masuk kepemukiman padat penduduk di kelurahan Way Laga.

    “Ini salahsatu penyebab banjir, aliran sungainya tertutup oleh Perusahaan Putra Bali. Kita akan segera meminta untuk melakukan pembongkaran panel beton yang menutup saluran air,” tambah Eva Dwiana.

    Selain itu Eva menambahkan pembangunan Embung juga menjadi solusi untuk menampung air Hujan.

    “Kita perlu kerjasama dengan pak Gubernur, untuk rencana pembangunan Embung di pesawaran dan Lampung Selatan,”tutup Eva. (rls)

  • Misteri Langit Ketujuh dalam Perjalanan Mikraj Nabi

    Misteri Langit Ketujuh dalam Perjalanan Mikraj Nabi

    nataragung.id, ARTIKEL – Isra Mikraj adalah salah satu peristiwa paling luar biasa dalam sejarah umat manusia. Sebuah perjalanan agung yang melampaui ruang dan waktu, diberikan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk hiburan Ilahi (tasliyah) setelah duka mendalam di tahun kesedihan, saat beliau kehilangan dua orang tercintanya, Khadijah dan Abu Thalib. Peristiwa ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan manifestasi spiritual yang membuktikan kebesaran Allah dan ketinggian kedudukan Nabi Muhammad SAW.

    Pada malam penuh keheningan, Rasulullah berada di Masjidil Haram. Malaikat Jibril datang membawa pesan besar. Beliau didampingi Buraq, makhluk berwarna putih yang melangkah sejauh pandangan mata. Sebelum perjalanan dimulai, dada Rasulullah dibelah, hatinya dicuci dengan air zamzam, dan diisi dengan hikmah serta iman. Langkah ini melambangkan persiapan spiritual Rasulullah untuk menjalani perjalanan penuh makna ini.

    Dimulai dari Masjidil Haram, Rasulullah dibawa ke Masjidil Aqsha di Yerusalem. Perjalanan ini, yang dikenal sebagai Isra, menegaskan hubungan spiritual antara kedua masjid suci tersebut. Sesampainya di Masjidil Aqsha, Rasulullah melaksanakan shalat dua rakaat dan memimpin para nabi terdahulu, termasuk Nabi Ibrahim, Musa, dan Isa. Momen ini melambangkan kesatuan risalah para nabi dalam menyampaikan pesan tauhid.

    Di Masjidil Aqsha, Rasulullah diberikan tiga pilihan minuman: susu, air, dan khamr. Beliau memilih susu, simbol fitrah manusia dan kesucian Islam. Pilihan ini disambut Jibril dengan ucapan, “Engkau telah memilih fitrah.”

    Dari Masjidil Aqsha, Rasulullah naik ke langit, didampingi oleh Jibril. Beliau melewati tujuh lapisan langit, di mana setiap lapisan menjadi saksi pertemuan beliau dengan para nabi:
    Langit pertama: Nabi Adam, menyambut beliau sebagai bapak umat manusia.
    Langit kedua: Nabi Isa dan Nabi Yahya, lambang keteguhan dan keberkahan.
    Langit ketiga: Nabi Yusuf, simbol keindahan dan keadilan.
    Langit keempat: Nabi Idris, yang dikenal dengan kebijaksanaan dan keilmuan.
    Langit kelima: Nabi Harun, sebagai sosok pemimpin yang dicintai kaumnya.
    Langit keenam: Nabi Musa, yang berbicara dengan Allah langsung di Sinai.
    Langit ketujuh: Nabi Ibrahim, yang bersandar di Baitul Makmur, rumah ibadah malaikat.

    Puncak perjalanan ini adalah Sidratul Muntaha, sebuah tempat yang tak dapat dijangkau oleh makhluk lain. Di sini, Rasulullah menerima perintah shalat 50 waktu sehari dari Allah. Namun, atas saran Nabi Musa, Rasulullah kembali memohon keringanan hingga menjadi lima waktu sehari, tanpa mengurangi nilainya.

    Setelah kembali ke Mekah, Rasulullah menceritakan pengalaman ini kepada kaum Quraisy. Banyak yang mencemooh, menganggap cerita ini mustahil. Namun, sahabat Abu Bakar langsung mempercayai Nabi tanpa keraguan, sehingga diberi gelar “Ash-Shiddiq,” yang berarti “yang membenarkan.”

    Isra Mikraj bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang mempertegas hubungan antara manusia dan Tuhannya. Kisah ini mengajarkan pentingnya keimanan, kesabaran, dan tanggung jawab dalam melaksanakan shalat sebagai pilar utama Islam.

    Peristiwa agung ini tercatat dalam Al-Qur’an, terutama dalam Surat Al-Isra (17:1) dan Surat An-Najm (53:13–18), serta didukung oleh berbagai hadits shahih. Hingga kini, Isra Mikraj menjadi inspirasi spiritual yang mendalam bagi umat Islam di seluruh dunia.

    Disadur dari berbagai sumber, dedit ulang oleh admin nataragung.id

  • Pj. Gubernur Lampung Samsudin dan Pj. Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Terima Gelar Adat Lampung sebagai Pangeran Sejati dan Pangeran Permaisuri

    Pj. Gubernur Lampung Samsudin dan Pj. Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Terima Gelar Adat Lampung sebagai Pangeran Sejati dan Pangeran Permaisuri

    nataragung.id, Bandar Lampung — Penjabat Gubernur Lampung, Samsudin menerima gelar adat Lampung Pangeran Sejati dan Pj. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Maidawati Retnoningsih gelar Pangeran Permaisuri yang diberikan oleh Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL).

    Dalam prosesnya, pemberian gelar adat ini dilaksanakan di kediaman Mantan Gubernur Lampung Komjen Pol (Purn) Sjachroedin ZP, Gedung Sesat Agung Sutan Ratu Kacamarga, Kecamatan Enggal, Bandarlampung, Minggu (26/1/2025).

    Selain menerima gelar adat Lampung, Penjabat Gubernur Lampung Samsudin dalam kesempatan tersebut juga diangkat saudara (Angkon Muakhi) oleh Ketua Umum MPAL Rycko Menoza SZP (Sutan Ratu Kacamarga) dan keluarga Marga Balaw, Tiyuh Kedatun.

    Gelar adat Lampung ini diberikan kepada Penjabat Gubernur Lampung, Samsudin karena dinilai telah berdedikasi dan memberikan perhatian yang luar biasa terhadap kemajuan pembangunan Provinsi Lampung, khususnya bagi masyarakat adat meski menjabat kurang dari satu tahun.

    Samsudin dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa hormat, kebanggaan dan penghargaan yang setinggi-tingginya karena telah diterima sebagai bagian dari keluarga besar Sjachroedin ZP dan Marga Balaw, Tiyuh Kedatun.

    “Dalam momen yang sangat istimewa dan membahagiakan bagi saya pribadi dan istri dalam rangkaian acara pengangkonan ini, saya merasa sangat terhormat sekaligus bersyukur karena telah diterima menjadi bagian dari keluarga besar Bapak Sjachroedin ZP,” ucapnya.

    Menurut Samsudin, hal ini menjadi sebuah kehormatan dan amanah besar yang diberikan kepada dirinya.

    “Tidak pernah terpikirkan bagi saya untuk menjadi Pj. Gubernur dan tidak pernah terlintas dalam pikiran akan menjadi keluarga Bapak Sjachroedin ZP, ini adalah anugerah dari Allah SWT,” lanjutnya.

    Samsudin juga menegaskan bahwa pembangunan yang dilakukan di Provinsi Lampung, harus dibarengi dengan adat istiadat dan seni budaya Lampung yang juga harus terus berkembang.

    “Ini yang harus kita lakukan ke depannya. Mari kita berkolaborasi agar Lampung berkembang lebih baik lagi dengan tidak meninggalkan adat dan budayanya,” ajaknya.

    Dalam hal ini, Samsudin juga menyambut baik MPAL untuk menghidupkan adat budaya Lampung, termasuk salah satunya dimulainya kembali pembangunan rumah adat di Kota Baru.

    “Mari kita gotong royong bersama-sama, Insha Allah rumah adat ini akan selesai,” ajaknya.

    Samsudin juga menjelaskan dirinya sejak awal juga telah berkomitmen untuk kembali melanjutkan Kota Baru yang kembali dimulai dari pembangunan Masjid Al Hijrah.

    “Saya izin kepada Bapak Sjachroedin saat saya mengunjungi beliau pertama kali, untuk meneruskan Kota Baru. Sekarang Masjid Kota Baru yang dahulunya dibangun oleh Bapak Sjachroedin, sekarang sudah mulai dibangun kembali dengan dana swadaya masyarakat,” ungkapnya.

    Sementara itu, Ketua Umum MPAL Rycko Menoza SZP menyampaikan bahwa pemberian gelar adat kepada Pj. Gubernur Samsudin dan istri ini dilakukan karena telah memberikan banyak hal untuk pembangunan dan masyarakat Lampung khususnya MPAL.

    “Kami sepakat memberikan gelar adat kepada Bapak Samsudin dan Ibu sebagai apresiasi dan tanda sayang kami, walaupun jabatannya tidak sampai satu tahun tetapi banyak hal yang ditorehkan kepada masyarakat Lampung khusunya MPAL,” jelasnya.

    Rycko juga menyampaikan bahwa Samsudin sebagai Penjabat Gubernur Lampung, juga telah memberikan perhatian terhadap kelanjutan pembangunan Kota Baru.

    “Pada saat audiensi beberapa waktu lalu, beliau menyambut positif hal-hal yang kami sampaikan seperti Kota Baru, dan juga kita masyarakat adat direncanakannya kembali mempunyai rumah adat sendiri di Kota Baru. Ini merupakan suatu kebahagiaan karena ini yang kami tunggu-tunggu,” katanya.

    Editor  : Muhammad Arya

  • Kabar Gembira! PPPK Tahap 1 Akan Segera Terima SK dan Gaji

    Kabar Gembira! PPPK Tahap 1 Akan Segera Terima SK dan Gaji

    Proses Pemberkasan PPPK Tahap 1

    Setelah pengumuman hasil seleksi yang mencantumkan kode “L” untuk peserta yang lolos, saat ini proses pemberkasan sedang berlangsung. Peserta diwajibkan melengkapi dokumen berikut:

    1. Pas foto formal berlatar merah.
    2. Ijazah asli.
    3. Transkrip nilai asli.
    4. Daftar Riwayat Hidup (DRH) yang telah ditandatangani dan bermaterai.
    5. Surat pernyataan sesuai ketentuan.

    Semua dokumen tersebut harus diunggah melalui laman resmi sscasn.bkn.go.id paling lambat 31 Januari 2025. Jangan sampai terlewat!

    Jadwal Penerimaan SK dan Gaji PPPK

    Proses penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) PPPK direncanakan berlangsung dari 1 Februari hingga 28 Februari 2025. Mengacu pada SE BKN, SK PPPK tahap 1 akan diterbitkan mulai 1 Maret 2025. Tanggal tersebut juga menjadi awal masa kerja atau dikenal dengan istilah Terhitung Mulai Tanggal (TMT).

    Gaji pertama PPPK tahap 1 juga akan dihitung mulai 1 Maret 2025. Jika terjadi keterlambatan dalam penerimaan SK, peserta tetap akan menerima hak gaji penuh karena sistem rapel akan diterapkan.

    THR untuk PPPK Tahap 1

    Bersamaan dengan jadwal pencairan gaji pada Maret 2025, peserta PPPK tahap 1 kemungkinan besar juga akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) karena bertepatan dengan awal Ramadan. Hal ini mengikuti aturan yang sama seperti ASN lainnya.

    Rincian Gaji PPPK Berdasarkan Golongan

    Besaran gaji PPPK diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2024, dengan rincian berikut:

    • Golongan I: Rp1.938.500 – Rp2.900.900
    • Golongan II: Rp2.116.900 – Rp3.071.200
    • Golongan III: Rp2.206.500 – Rp3.201.200
    • Golongan IV: Rp2.299.800 – Rp3.336.600
    • Golongan V: Rp2.511.500 – Rp4.189.900
    • Golongan VI: Rp2.742.800 – Rp4.367.100
    • Golongan VII: Rp2.858.800 – Rp4.551.800
    • Golongan VIII: Rp2.979.700 – Rp4.744.400
    • Golongan IX: Rp3.203.600 – Rp5.261.500
    • Golongan X: Rp3.339.100 – Rp5.484.000
    • Golongan XI: Rp3.480.300 – Rp5.716.000
    • Golongan XII: Rp3.627.500 – Rp5.957.800
    • Golongan XIII: Rp3.781.000 – Rp6.209.800
    • Golongan XIV: Rp3.940.900 – Rp6.472.500
    • Golongan XV: Rp4.107.600 – Rp6.746.200
    • Golongan XVI: Rp4.281.400 – Rp7.031.600
    • Golongan XVII: Rp4.462.500 – Rp7.329.000

    Imbauan untuk Peserta PPPK Tahap 1

    Bagi peserta yang lolos seleksi, penting untuk selalu memantau informasi dan pengumuman dari instansi masing-masing. Setiap instansi dapat memiliki prosedur teknis yang berbeda dalam proses pemberkasan.

    Semoga seluruh proses berjalan lancar tanpa kendala, sehingga penerbitan SK dan pencairan gaji PPPK tahap 1 dapat dilakukan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Selamat kepada peserta yang lolos seleksi!

    Editor  : Muhammad Arya

  • TRC Sat Pol PP Lampung Selatan Distribusikan Bantuan dari Kementerian Pangan

    TRC Sat Pol PP Lampung Selatan Distribusikan Bantuan dari Kementerian Pangan

    nataragung.id – Lampung Selatan – Tim Reaksi Cepat (TRC) Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Lampung Selatan turut serta membantu pendistribusian bantuan dari Kementerian Pangan kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Lampung Selatan . Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antarinstansi dalam upaya meringankan beban masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan, posko tersebut berada di kecamatan palas .

    Bantuan di distribusikan ke beberapa kecamatan yaitu, Palas, Sragi, Candipuro, dengan melibatkan personel TRC Sat Pol PP untuk memastikan proses penyaluran berjalan dengan aman, tertib, dan tepat sasaran.

    Dalam pelaksanaannya, TRC Sat Pol PP berkoordinasi dengan perangkat desa, camat, dan pihak terkait untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

    Kasat Pol PP Lampung Selatan Maturidi, menyampaikan bahwa keterlibatan TRC dalam kegiatan ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program nasional untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    “Kami siap mendukung setiap program yang bertujuan untuk membantu masyarakat. Tim kami bekerja secara maksimal agar bantuan ini dapat diterima oleh yang berhak tanpa kendala,” ucap Maturidi

    Masyarakat penerima bantuan mengapresiasi upaya pemerintah dan dukungan dari TRC Sat Pol PP. Mereka berharap bantuan ini dapat terus berlanjut, terutama bagi masyarakat yang masih membutuhkan perhatian dan uluran tangan.

    Dengan adanya kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan elemen terkait, diharapkan program bantuan seperti ini dapat memberikan manfaat yang signifikan dan berkelanjutan bagi masyarakat di Kabupaten Lampung. (YON)